Polres Parepare Perkuat Integritas Personel melalui Pembinaan Rohani dan Mental
Polres Parepare -- Kepolisian Resor (Polres) Parepare kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter, integritas, serta mental spiritual personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si. dan diikuti pejabat utama, para perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Parepare.
Binrohtal menjadi salah satu agenda pembinaan yang dilaksanakan secara rutin. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara profesional.
Dalam menjalankan tugas, anggota Polri menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kemampuan teknis sekaligus kematangan sikap. Karena itu, pembinaan mental dan spiritual dinilai penting untuk menjaga integritas personel ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Binrohtal Jadi Sarana Penguatan Karakter Personel
Pelaksanaan Binrohtal diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan, antara lain doa bersama, pembacaan kitab suci Al-Qur'an, serta penyampaian siraman rohani.
Materi pembinaan menekankan sejumlah nilai yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, pengendalian diri, dan pelayanan yang humanis.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Sebab, profesionalisme anggota tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dalam menjalankan prosedur dan tugas operasional, tetapi juga oleh sikap serta perilaku ketika berhadapan dengan masyarakat.
Melalui pembinaan secara berkelanjutan, personel diharapkan mampu menjadikan nilai agama sebagai landasan moral dalam menjalankan kewenangan yang diberikan negara.
Dengan demikian, kegiatan Binrohtal tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi setiap personel untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat komitmen terhadap tugas pengabdian.
Waka Polres Parepare Tekankan Keseimbangan Profesionalisme dan Spiritual
Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin mengatakan pembinaan rohani dan mental memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri.
Menurutnya, kemampuan profesional anggota harus berjalan beriringan dengan kondisi mental dan spiritual yang baik.
“Profesionalisme seorang anggota Polri harus diimbangi dengan mental dan spiritual yang baik. Melalui kegiatan Binrohtal, kami berharap setiap personel memiliki integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
Pernyataan tersebut disampaikan Kompol Saharuddin dalam kegiatan Binrohtal yang berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menilai tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks. Kondisi tersebut menuntut personel untuk mampu mengendalikan diri, menjaga etika profesi, serta mempertahankan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Karena itu, pembinaan keagamaan menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu personel menjaga sikap dan perilaku ketika menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Pembinaan Rohani Diharapkan Menjadi Benteng Moral
Kompol Saharuddin juga menegaskan pentingnya nilai-nilai agama sebagai pedoman moral bagi anggota Polri.
“Pembinaan rohani menjadi benteng moral bagi seluruh personel agar terhindar dari pelanggaran dan selalu menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.”
Menurut dia, integritas menjadi salah satu modal utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Personel yang memiliki integritas diharapkan mampu menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab dan menghindari tindakan yang dapat merusak citra institusi maupun hubungan antara polisi dan masyarakat.
Selain itu, penguatan mental juga diperlukan agar anggota mampu menghadapi tekanan pekerjaan secara lebih baik. Dalam kondisi tertentu, personel harus mengambil keputusan dengan cepat sekaligus tetap mempertimbangkan aspek hukum, etika, dan kepentingan masyarakat.
Oleh sebab itu, pembinaan karakter perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan profesional personel.
Jadi Momentum Introspeksi dan Penguatan Pengabdian
Dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Parepare mengajak seluruh personel menjadikan Binrohtal sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri.
Introspeksi diperlukan agar setiap anggota dapat mengevaluasi sikap dan pelaksanaan tugas yang telah dijalankan. Dengan evaluasi tersebut, personel diharapkan mampu memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Semangat pengabdian juga menjadi bagian penting dalam pembinaan tersebut. Anggota Polri dituntut tidak hanya memahami tugas dan kewenangannya, tetapi juga memiliki kesadaran bahwa setiap tindakan yang dilakukan dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.
Karena itu, nilai-nilai seperti keikhlasan, tanggung jawab, kepedulian, dan sikap humanis perlu terus ditanamkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Binrohtal diharapkan dapat memperkuat kesadaran personel bahwa tugas kepolisian merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
Mendukung Implementasi Polri Presisi
Pelaksanaan pembinaan rohani dan mental secara rutin juga menjadi bagian dari upaya Polres Parepare membangun personel yang sejalan dengan semangat Polri Presisi.
Konsep tersebut menempatkan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam konteks tersebut, peningkatan kualitas personel tidak hanya dilakukan melalui pelatihan kemampuan teknis. Pembentukan karakter dan penguatan moral juga menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan dari proses peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Personel yang memiliki kemampuan profesional sekaligus karakter yang baik diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis dan bertanggung jawab.
Selain itu, pembinaan secara rutin dapat menjadi pengingat bagi anggota untuk terus menjaga sikap, perilaku, serta etika ketika menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Polres Parepare Dorong Personel Berintegritas
Melalui kegiatan Binrohtal yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polres Parepare berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya keseimbangan antara kemampuan profesional, integritas, dan kekuatan mental spiritual.
Pembinaan tersebut juga diharapkan mampu membentuk anggota yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Pada akhirnya, kualitas pelayanan kepolisian sangat dipengaruhi oleh kualitas personel yang berada di dalamnya. Karena itu, pembentukan karakter menjadi bagian penting untuk memastikan setiap anggota mampu menjalankan tugas sesuai aturan sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Polres Parepare berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas personel melalui pembinaan yang berkelanjutan, sehingga anggota tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas, karakter humanis, dan akhlak yang baik.
Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)